Materi kelas 7 minggu 9
E. Peran Kewirausahaan dalam Membangun Ekonomi Indonesia
Wirausahawan berperan baik secara eksternal ataupun internal. Secara eksternal, wirausahawan berperan sebagai penedia lapangan pekerjaan untuk para pencari kerja. Dengan terserapnya tenaga kerja oleh kesempatan kerja yang ada, yang telah disediakan wairausaha, tingkat pengangguran secara nasional akan menjadi lebih berkurang. Dan secara internal wirausahawan dalam mengurangi tingkat ketergantungan kepada orang lain, dapat meningkatkan kepercayaan diri, dan meningkatkan daya beli kepada pelakunya. Kegiatan yang yang dilakukan manusia setiap hari bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dimana kebutuhan tersebut selalu bertambah dan menuntut kualitas yang lebih bagus. Ini menjadi tantangan bagi para produsen atau penghasil barang untuk berinovasi dalam produksinya, membuat barang yang lebih bagus dan lebih kreatif. Kemampuan manusia untuk menghasilkan sesuatu yang berbeda, lain dari yang lain dapat dilakukan dengan mengembangkan yang sudah ada atau membuat sesuatu yang baru agar barang produksinya laku di pasar, dan itu membutuhkan usaha dan kemampuan lebih.1. Kreativitas
Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru, baik itu berupa gagasan maupun karya nyata yang relatif berbeda dengan yang ada sebelumnya. Kemampuan untuk melakukan kreativitas tergantung kemauan manusia untuk mengembangkannya
Dalam setiap kegiatan ekonomi diperlukan suatu pemikiran yang kreatif yang dapat membantu alternatif tindakan.Lalu kapankah seseorang dikatakan kreatif? Seseorang dikatakan kreatif pada saat manusia memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
a. Mempunyai kebiasaan belajar sendiri
b. Belajar dari kegagalan
c. Belajar dari pengalaman orang lain.
d. Bersifat ingin tahu
e. Sering mengajukan pertanyaan yang baik
f. Banyak gagasan dan usul-usul terhadap suatu masalah
g. Mampu menyatakan pendapat secara spontan tanpa malu-malu
h. Tidak mudak terpengaruh orang lain
i. Mampu mengajukan gagasan pendapat yang berbeda dengan orang lain
Kita harus menyadari bahwa tantangan hidup di masa mendatang sangatlah berat, maka harus dihadapi dengan kreativitas dan inovasi. Inovasi merupakan penciptaan atau penemuan yang merupakan hasil penelitian atau eksperimen. Pada dasarnya kreativitas seseorang dipengaruhi oleh kemampuan, bakat, dan ilmu pengetahuan yang ditunjang pengalaman berharga guna memicu kreativitas keberhasilan dalam kegiatan ekonomi. Banyak barang-barang yang memenuhi kehidupan ekonomi yang merupakan hasil inovasi.
Oleh sebab itu, pengusaha yang sukses selalu melakukan inovasi bagi perkembangan perusahaannya. Perusahaan akan selalu menghasilkan produk baru untuk mengikuti perkembangan sesuai selera konsumen. Tujuan perusahaan melakukan inovasi selain untuk menghasilkan hasil produksi, juga mempunyai ciri khas dari produk dari perusahaan lain, membuat nyaman dan memberi kepuasan pada konsumen, membuat desain dan model yang menarik selera konsumen, menghasilkan barang yang berkualitas bagus, menghasilkan produk dengan harga bersaing, serta produknya memiliki daya guna dan serba guna.
Saat ini angka pengangguran setiap hari semakin bertambah. Oleh karena itu, diperlukan suatu penanganan yang serius untuk dapat membantu masalah penciptaan lapangan kerja. Untuk mengatasi masalah ini gagasan kreatif sangat diperlukan dalam kehidupan ekonomi. Karena gagasan ini para pelaku ekonomi muncul suatu ide yang inovatif yang akhirnya dapat menjadi pendorong dalam meningkatkan kegiatan ekonomi. Munculnya gagasan-gagasan yang kreatif diharapkan akan menimbulkan kemampuan melakukan kegiatan ekonomi. Salah satu caranya adalah dengan menunjukkan kemampuan kemandirian itu.
Seorang wirausaha adalah orang-orang yang mempunyai kemampuan melihat dan menangkap peluang bisnis, mengumpulkan sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan dan mengambil tindakan yang tepat, serta memastikan keberhasilan. Seorang wirausaha tidak hanya mampu berbuat sesuatu yang baik bagi dirinya melainkan bagi orang lain. Peranan wirausaha juga mampu membuka lapangan kerja baru, sehingga dapat membantu pemerintah untuk mengurangi pengangguran.
Ciri–ciri wirausaha adalah orang yang memiliki potensi untuk berprestasi. Ia senantiasa memiliki motivasi yang besar untuk maju dan berprestasi. Dalam kondisi dan situasi yang bagaimanpaun, ia mampu menolong dirinya dalam mengatasi permasalahan hidupnya. Dengan kekuatan yang ada pada dirinya, manusia wirausaha mampu berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya. Disamping itu, manusia wirausaha mampu mengatasi kemiskinan, tanpa menunggu pertolongan orang lain. Seseorang wirausaha juga memilki semangat, sikap, perilaku dan kemampuan dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan, serta merupakan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi.
Jiwa wirausaha harus mampu mengenali dirinya sendiri dan harus melengkapi diri dengan jiwa besar. Ciri-ciri seorang wirausaha identik dengan hal-hal dibawah ini, antara lain sebagai berikut.
a. Memiliki Kepekaan terhadap Arti Lingkungan
Seorang wirausaha harus dapat mengenal lingkungannya sehingga mampu mendayagunakan secara efisien untuk kepentingan hidupnya.
b. Memiliki Kemampuan untuk Mencari Informasi
Keberhasilan dalam berwirausaha salah satunya mau mencari informasi tentang beberapa hal yang menyebabkan berhasilnya suatu usaha.
c. Mempunyai Kepribadian yang Kuat
Tanda manusia yang memiliki kepribadian yang kuat identik dengan manusia yang bermoral tinggi, yaitu manusia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
d. Memiliki Sikap Mental Seorang Wiraswasta
Manusia yang bermental wiraswasta mempunyai kemauan keras untuk mencapai tujuan dan kebutuhan hidupnya. Manusia wiraswasta juga memiliki keyakinan yang kuat atas kekuatan yang ada pada dirinya, serta memiliki kejujuran dan bertanggung jawab.
e. Memiliki Keterampilan Wiraswasta
Supaya dapat menjadi seorang wirausaha diperlukan beberapa keterampilan seperti keterampilan berpikir kreatif, ketrampilan dalam memimpin, keterampilan manajerial, dan keterampilan bergaul antarmanusia.
F. Hubungan Antara Kelangkaan dengan Permintaan-Penawaran untuk Kesejahteraan dan Persatuan Bangsa Indonesia
Kelangkaan muncul jika jumlah permintaan dan penawaran lebih tinggi dari jumlah barang yang tersedia. Kelangkaan dapat terjadi karena seseorang ingin memiliki lebih banyak barang atau jasa yang pada sistem pengelolaan dari sumber daya yang dikelola. Lalu bagaimana cara mengatasi masalah tersebut. Semuanya akan dipaparkan berikut ini.
1. Penyebab kelangkaan
Kelangkaan merupakan kondisi dimana kita tidak mempunyai cukup sumber daya untuk memuaskan semua kebutuhan kita. Oleh sebab itu, terbatasnya sumber daya mendorong manusia melakukan segala usaha agar kelangkaan bisa memenuhi kebutuhan hidup.
a. Faktor Penyebab Kelangkaan Ekonomi , diantaranya sebagai berikut.
1) Keterbatasan jumlah benda pemuas kebutuhan yang ada di alam
Di alam telah banyak tersedia banyak benda yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Namun karena tidak semua benda tersebut dapat segera diperbaharui , maka jumlahnya pun terbatas. Misalnya minyak bumi dan barang-barang tambang lainnya yang memerlukan waktu beribu-ribu tahun untuk memperbaharuinya
2) Kerusakan Sumber Daya Alam akibat ulah manusia
Manusia harus berhati-hati menggunakan SDA yang tersedia. Jangan karena kesalahan manusia, sumber daya yang tersedia menjadi rusak. Misalnya penebangan hutan yang tidak terencana dengan baik mengakibatkan hutan menjadi gundul dan mengakibatkan banjir.
3) Keterbatasan kemampuan manusia untuk mengolah Sumber Daya yang ada
Keterbatasan kemampuan manusia untuk mengolah Sumber Daya terjadi karena kekurangan ilmu pengetahuan dan teknologi, modal dan faktor-faktor yang lain
4) Peningkatan Kebutuhan manusia yang lebih cepat dibandingkan dengan kemampuan penyediaan sarana kebutuhan
Inti masalah ekonomi adalah bagaimana manusia memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas dengan alat atau benda yang jumlahnya terbatas.
2. Keterkaitan antara pasar dan distribusi
Pasar merupakan tempat terjadinya transaksi jual beli. Sesuai dengan fungsinya pasar merupakan tempat promosi, distribusi, dan pembentukan harga. Distribusi merupakan kegiatan ekonomi yang menjadi jembatan kegiatan produksi dan konsumsi. Berkat distribusi, barang dan jasa dapat sampai dari tangan produsen ke tangan konsumen. Bagi konsumen, distribusi memungkinkan konsumen untuk memperoleh barang atau jasa yang diperlukannya. Bagi produsen, distribusi memungkinkan produsen memasarkan atau menjual barang dan jasa hasil produksinya.
Ada beberapa keterkaitan pasar dan distribusi, diantaranya sebagai berikut.
a. Mempermudah konsumen melakukan konsumsi
Di dalam kegiatan ekonomi dari adanya pasar dan distribusi, barang atau jasa yang dihasilkan dalam kegiatan produksi dapat dinikmati oleh konsumen. Adanya pasar tradisional maupun modern, baik di kota maupun pelosok membuat konsumen akan lebih mudah mendapatkan barang dan jasa kebutuhan sehari-hari. Kasus kebakaran pasar sering kali berakibat pada sulitnya konsumen dalam memperoleh barang kebutuhan, terutama sembako.
b. Membentuk terciptanya harga barang yang relatif stabil
Dalam kegiatan ekonomi terjadi penyaluran barang ke konsumen. Proses penyaluran akan membuat harga-harga relatif stabil dan terkendali. Apabila barang-barang yang dibutuhkan konsumen menumpuk di gudang-gudang produsen, maka konsumen akan kesulitan mendapatkan barang vang ia butuhkan, hal ini tentu saja akan membuat harga barang-barang tersebut naik sehingga akan merugikan konsumen. Naiknya harga sembako, misalnya, merupakan akibat langkanya persediaan bahan tersebut di pasar.
c. Produsen dapat mempertahankan penjualan produk dan keuntungannya
Bagi produsen, berlangsungnya kegiatan pasar dan distribusi yang sehat akan dapat mempertahankan penjualan hasil produksinya dengan stabil. Hal ini tentu saja menjamin keuntungan optimal yang diperolehnya setiap saat.
d. Meningkatkan penjualan dan meningkatkan efisiensi perusahaan
Bagi produsen, kegiatan pasar dan distribusi tentu saja akan menaikkan tingkat penjualan hasil produksinya. Naiknya tingkat penjualan ini otomatis akan membuat perusahaan terus berupaya memproduksi barang ataupun jasa yang menjadi kebutuhan konsumen dengan lebih baik dan tepat waktu. Dengan kata lain, efisiensi perusahaan semakin baik pula.
Selain berperan penting dalam perekonomian, pasar dan distribusi juga memiliki tiga fungsi-fungsi terebut adalah fungsi pertukaran, fungsi penyediaan fisik, dan fungsi penunjang.
a. Fungsi Pertukaran
Dalam fungsi ini, pasar dan distribusi berperan dalam memilih barang ataupun jasa yang akan ditawarkan (dijual), agar penjualan nantinya dapat dilakukan dengan harga, pelayanan, dan kualitas yang disenangi oleh konsumen. Fungsi pertukaran ini termasuk juga mengurangi dan menghindari risiko dalam penjualan barang ataupun jasa.
b. Fungsi Penyediaan Fisik
Fungsi penyediaan fisik ini menyangkut pemindahan barang secara fisik dari produsen ke konsumen akhir. Fungsi ini meliputi pengumpulan, penyimpanan, pemilihan, dan pengangkutan barang.
c. Fungsi Penunjang
Fungsi ini membantu atau melengkapi fungsi pertukaran dan fungsi penyediaan fisik agar terlaksana dengan baik. Kegiatan fungsi penunjang meliputi pelayanan sesudah pembelian (pelayanan purna jual), penyebaran informasi agar barang atau jasa lebih dikenal oleh masyarakat, dan juga masalah pembelanjaan (misalnya, penjualan barang atau jasa dilakukan secara kredit).
Kelangkaan yang mendorong manusia melakukan kegiatan ekonomi untuk menyediakan barang dan jasa. Kemudian, mendistribusikan kepada masyarakat demi peningkatan kesejahteraan. Ketersediaan sumber daya merupakan hal penting dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat secara merata dengan harga terjangkau. Oleh sebab itu, bagi perekonomian nasional peran pasar dalam pemenuhan kebutuhan antarruang, antara lain sebagai berikut.
a. Peranan pasar bagi sumber daya manusia
Semakin luas pasar berarti membuka kesempatan kerja yang artinya mampu menyerap tenaga kerja dan mengurangi pengangguran.
b. Peranan pasar bagi produsen
Pasar dalam hal tempat penjualan sekaligus tempat promosi bagi produsen dan lewat pasar produsen dapat mengembangkan usahanya.
c. Peranan bagi pembangunan
Pasar menyediakan barang dan jasa yang bermanfaat dan diperlukan dalam mendorong pembangunan daerah-daerah. Selain itu pasar dapat menambah pendapatan daerah.
d. Peranan bagi konsumen
Dapat memenuhi semua keutuhannya melalui pasar, semakin luas pasar, semakin mempermudah konsumen memperoleh barang yang dibutuhkan.
Ada beberapa cara untuk mengatasi kelangkaan antara lain sebagai berikut.
a. Menghemat penggunaan sumber daya alam
b. Memelihara dan melestarikan sumber daya alam dengan baik
c. Menciptakan alat pemuas/barang pengganti (barang substitusi)
d. Meningkatkan pengelolaan berbagai macam sumber daya alam, sehingga lebih bermanfaat bagi kehidupan manusia.
Kelangkaan muncul jika jumlah permintaan dan penawaran lebih tinggi dari jumlah barang yang tersedia. Kelangkaan dapat terjadi karena seseorang ingin memiliki lebih banyak barang atau jasa yang pada sistem pengelolaan dari sumber daya yang dikelola. Lalu bagaimana cara mengatasi masalah tersebut. Semuanya akan dipaparkan berikut ini.
1. Penyebab kelangkaan
Kelangkaan merupakan kondisi dimana kita tidak mempunyai cukup sumber daya untuk memuaskan semua kebutuhan kita. Oleh sebab itu, terbatasnya sumber daya mendorong manusia melakukan segala usaha agar kelangkaan bisa memenuhi kebutuhan hidup.
a. Faktor Penyebab Kelangkaan Ekonomi , diantaranya sebagai berikut.
1) Keterbatasan jumlah benda pemuas kebutuhan yang ada di alam
Di alam telah banyak tersedia banyak benda yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Namun karena tidak semua benda tersebut dapat segera diperbaharui , maka jumlahnya pun terbatas. Misalnya minyak bumi dan barang-barang tambang lainnya yang memerlukan waktu beribu-ribu tahun untuk memperbaharuinya
2) Kerusakan Sumber Daya Alam akibat ulah manusia
Manusia harus berhati-hati menggunakan SDA yang tersedia. Jangan karena kesalahan manusia, sumber daya yang tersedia menjadi rusak. Misalnya penebangan hutan yang tidak terencana dengan baik mengakibatkan hutan menjadi gundul dan mengakibatkan banjir.
3) Keterbatasan kemampuan manusia untuk mengolah Sumber Daya yang ada
Keterbatasan kemampuan manusia untuk mengolah Sumber Daya terjadi karena kekurangan ilmu pengetahuan dan teknologi, modal dan faktor-faktor yang lain
4) Peningkatan Kebutuhan manusia yang lebih cepat dibandingkan dengan kemampuan penyediaan sarana kebutuhan
Inti masalah ekonomi adalah bagaimana manusia memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas dengan alat atau benda yang jumlahnya terbatas.
2. Keterkaitan antara pasar dan distribusi
Pasar merupakan tempat terjadinya transaksi jual beli. Sesuai dengan fungsinya pasar merupakan tempat promosi, distribusi, dan pembentukan harga. Distribusi merupakan kegiatan ekonomi yang menjadi jembatan kegiatan produksi dan konsumsi. Berkat distribusi, barang dan jasa dapat sampai dari tangan produsen ke tangan konsumen. Bagi konsumen, distribusi memungkinkan konsumen untuk memperoleh barang atau jasa yang diperlukannya. Bagi produsen, distribusi memungkinkan produsen memasarkan atau menjual barang dan jasa hasil produksinya.
Ada beberapa keterkaitan pasar dan distribusi, diantaranya sebagai berikut.
a. Mempermudah konsumen melakukan konsumsi
Di dalam kegiatan ekonomi dari adanya pasar dan distribusi, barang atau jasa yang dihasilkan dalam kegiatan produksi dapat dinikmati oleh konsumen. Adanya pasar tradisional maupun modern, baik di kota maupun pelosok membuat konsumen akan lebih mudah mendapatkan barang dan jasa kebutuhan sehari-hari. Kasus kebakaran pasar sering kali berakibat pada sulitnya konsumen dalam memperoleh barang kebutuhan, terutama sembako.
b. Membentuk terciptanya harga barang yang relatif stabil
Dalam kegiatan ekonomi terjadi penyaluran barang ke konsumen. Proses penyaluran akan membuat harga-harga relatif stabil dan terkendali. Apabila barang-barang yang dibutuhkan konsumen menumpuk di gudang-gudang produsen, maka konsumen akan kesulitan mendapatkan barang vang ia butuhkan, hal ini tentu saja akan membuat harga barang-barang tersebut naik sehingga akan merugikan konsumen. Naiknya harga sembako, misalnya, merupakan akibat langkanya persediaan bahan tersebut di pasar.
c. Produsen dapat mempertahankan penjualan produk dan keuntungannya
Bagi produsen, berlangsungnya kegiatan pasar dan distribusi yang sehat akan dapat mempertahankan penjualan hasil produksinya dengan stabil. Hal ini tentu saja menjamin keuntungan optimal yang diperolehnya setiap saat.
d. Meningkatkan penjualan dan meningkatkan efisiensi perusahaan
Bagi produsen, kegiatan pasar dan distribusi tentu saja akan menaikkan tingkat penjualan hasil produksinya. Naiknya tingkat penjualan ini otomatis akan membuat perusahaan terus berupaya memproduksi barang ataupun jasa yang menjadi kebutuhan konsumen dengan lebih baik dan tepat waktu. Dengan kata lain, efisiensi perusahaan semakin baik pula.
Selain berperan penting dalam perekonomian, pasar dan distribusi juga memiliki tiga fungsi-fungsi terebut adalah fungsi pertukaran, fungsi penyediaan fisik, dan fungsi penunjang.
a. Fungsi Pertukaran
Dalam fungsi ini, pasar dan distribusi berperan dalam memilih barang ataupun jasa yang akan ditawarkan (dijual), agar penjualan nantinya dapat dilakukan dengan harga, pelayanan, dan kualitas yang disenangi oleh konsumen. Fungsi pertukaran ini termasuk juga mengurangi dan menghindari risiko dalam penjualan barang ataupun jasa.
b. Fungsi Penyediaan Fisik
Fungsi penyediaan fisik ini menyangkut pemindahan barang secara fisik dari produsen ke konsumen akhir. Fungsi ini meliputi pengumpulan, penyimpanan, pemilihan, dan pengangkutan barang.
c. Fungsi Penunjang
Fungsi ini membantu atau melengkapi fungsi pertukaran dan fungsi penyediaan fisik agar terlaksana dengan baik. Kegiatan fungsi penunjang meliputi pelayanan sesudah pembelian (pelayanan purna jual), penyebaran informasi agar barang atau jasa lebih dikenal oleh masyarakat, dan juga masalah pembelanjaan (misalnya, penjualan barang atau jasa dilakukan secara kredit).
Kelangkaan yang mendorong manusia melakukan kegiatan ekonomi untuk menyediakan barang dan jasa. Kemudian, mendistribusikan kepada masyarakat demi peningkatan kesejahteraan. Ketersediaan sumber daya merupakan hal penting dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat secara merata dengan harga terjangkau. Oleh sebab itu, bagi perekonomian nasional peran pasar dalam pemenuhan kebutuhan antarruang, antara lain sebagai berikut.
a. Peranan pasar bagi sumber daya manusia
Semakin luas pasar berarti membuka kesempatan kerja yang artinya mampu menyerap tenaga kerja dan mengurangi pengangguran.
b. Peranan pasar bagi produsen
Pasar dalam hal tempat penjualan sekaligus tempat promosi bagi produsen dan lewat pasar produsen dapat mengembangkan usahanya.
c. Peranan bagi pembangunan
Pasar menyediakan barang dan jasa yang bermanfaat dan diperlukan dalam mendorong pembangunan daerah-daerah. Selain itu pasar dapat menambah pendapatan daerah.
d. Peranan bagi konsumen
Dapat memenuhi semua keutuhannya melalui pasar, semakin luas pasar, semakin mempermudah konsumen memperoleh barang yang dibutuhkan.
Ada beberapa cara untuk mengatasi kelangkaan antara lain sebagai berikut.
a. Menghemat penggunaan sumber daya alam
b. Memelihara dan melestarikan sumber daya alam dengan baik
c. Menciptakan alat pemuas/barang pengganti (barang substitusi)
d. Meningkatkan pengelolaan berbagai macam sumber daya alam, sehingga lebih bermanfaat bagi kehidupan manusia.
Komentar
Posting Komentar